Download lagu Dua Dunia oleh The Last Light Mp3 disertai lirik lagu di Stafaband. Download Gak Ribet dan CEPAT. Lagu Dua Dunia adalah album single.
| Artis | The Last Light |
| Judul | Dua Dunia |
| Album | Dua Dunia (Single) |
| Dirilis | 2025 |
| Album Tracks | Total 1 Tracks |
| Durasi | 08:53 |
| Audio Summary | MP3, 48 kHz |
Lirik Lagu
Berawal kisahku di Januari sore itu
Hujan ini tak peduli aku menanti dari tadi
Kuterkurung di halte bis biru bercat mengelupas kelabu
Rambut pirang mata biru ini
Lihat Semua Lirik
Lirik Lagu
Berawal kisahku di Januari sore itu
Hujan ini tak peduli aku menanti dari tadi
Kuterkurung di halte bis biru bercat mengelupas kelabu
Rambut pirang mata biru ini membuat pandangan orang terhenti
Oh, God. I feel like the whole world's staring at me
Their gazes pierce through me, make it even colder
I'm lost, I don't know where I am. And it's not easy
What was I thinking, coming here, hoping everything would be better?
Ufuk barat mulai memerah, bis itu tak kunjung tiba
Tak ada sinyal di layar ini, seolah semesta mengejekku
Hujan ini makin lebat dan orang berlarian tak menyapa
Ada juga yang seperti mendekat, tapi mereka pun berlalu
Tiba-tiba sesosok pria muda berpayung hitam mendekat
Senyum tertahan di wajahnya, sambil menyapa dengan terbata
Kujelaskan berbahasa Inggris, aku baru di sini dan tersesat
Jas hujan dia sodorkan, lalu bilang sudah lama melihatku dari sana
Thank you so much, and where are we going?
I will take you home, miss
Excuse me, to your home?
Huh? No, to your home...
Oh, hatiku terpingkal menyadari kecanggungan ini
Dia bermaksud mengantarku pulang ke hotel
Kumaklumi bahasanya, kebaikannya kuhargai
Dia membawaku ke motor uniknya yang sedikit belel
I sit behind him on this chilly ride
I'm shivering, yet feel his body warm
The winding road beneath begins to glide
I hold him close to shield me from the storm
Temaram ini jadi saksi dia antarku ke hotel
Kuucapkan terima kasih dan menunggu reaksinya
Aku mengerti jika dia minta nomor ponsel
Tapi dia malah tersenyum dan minta kembali helm-nya
Dia menyalakan motornya di bawah hujan
Wait, what's your name?
My name is Rizal. And what is your name?
I'm Catherine. Can you take me home tomorrow?
Dia diam sejenak, mengangguk, lalu menunduk
Apa dia sengaja menghindari mataku?
Tapi dia masih tersenyum, berlalu sambil duduk
Kupandangi dia menghilang di kejauhan, menderu
Hari-hari berlalu, kami semakin dekat
Dia memanggilku Keket dan tak lagi canggung
Dia bekerja sebagai guru matematika les privat
Dan aku hanyalah turis bule yang sedang bingung
Dia masih tetap mengantarku pulang
Pernah dia terlambat karena mengantar ibunya
Pernah juga ia minta maaf, karena harus sembahyang
Tak pernah sekalipun dia menyentuhku atau berdusta
Dia bahkan mau menemaniku ke pasar loak
Padahal aku cuma iseng, ingin tahu rasanya
Dia pintar menawar, dan juga, kau tahu? Memasak!
Sup daging buatannya yang terbaik yang pernah kucoba
Dua purnama berlalu tanpa bosan
Aku masih betah mondar-mandir di negeri ini
Dia sama sekali tak seperti pria barat kebanyakan
Saat menatap wajahnya kenapa ada rasa hangat di hati?
Am I falling for him?
But we are worlds apart
But then, the heart wants what the heart wants
But... does he feel the same?
Kuhabiskan beberapa hari ini untuk tebar pesona
Mencari sinyal samar dari perasaannya
Kucari-cari tanda di balik sorot matanya
Tapi hati ini merasa dia menahan sesuatu di dada
Can we talk honestly?
Yes, Keket.
I feel something for you. Do you feel the same?
Yes... but how can I? You're you, and I am me...
Hatiku dilanda gelombang hangat hingga ke mata
Campur aduk. Lega, bahagia, takut, kecewa, nelangsa
Dunia kami memang jauh berbeda
Tapi apakah itu akhir segalanya?
If you're seeking love, it's right here
There it is. I can't lie to myself
So what do you think we should do?
Are you sure what your heart tells you?
Ucapannya seolah menamparku hingga pingsan
Mata ini hangat, pecah sudah air mata ini
Aku tak bertepuk sebelah tangan
Dan ya, aku yakin. Sudah kupikirkan ini ribuan kali
Yes, I'm sure of it
Yes, we're worlds apart
But still, my heart insists
So, meet me in the middle
Dia tersenyum mesra yang baru kulihat kali pertama
Di bawah cahaya bulan ini, wajahnya mendekati wajahku
Dua dunia yang terpisah jarak dan warna
Akhirnya menyatu dalam kejujuran kalbu
Lihat Sedikit Lirik