Download lagu Kapsul Waktu oleh The Last Light Mp3 disertai lirik lagu di Stafaband. Download Gak Ribet dan CEPAT. Lagu Kapsul Waktu adalah album single.
| Artis | The Last Light |
| Judul | Kapsul Waktu |
| Album | Kapsul Waktu (Single) |
| Dirilis | 2025 |
| Album Tracks | Total 1 Tracks |
| Durasi | 04:14 |
| Audio Summary | MP3, 48 kHz |
Lirik Lagu
Pernahkah kau merasa waktu berhenti sejenak?
Seperti saat matamu tertumbuk sesuatu dari masa lalu?
Siang itu di antrian bayar swalayan dekat rak
Seolah dipaksa alami, yang pastinya
Lihat Semua Lirik
Lirik Lagu
Pernahkah kau merasa waktu berhenti sejenak?
Seperti saat matamu tertumbuk sesuatu dari masa lalu?
Siang itu di antrian bayar swalayan dekat rak
Seolah dipaksa alami, yang pastinya tak kau mau
Mataku menerawang kerumunan manusia
Di antara wajah-wajah tanpa nama
Pandanganku tersangkut pada satu muka
Muka yang dulu sering seinci dari muka saya
Sang pemilik yang kini sudah beranjak
Sedang asyik memilih-milih apel merah
Darahku berdesir, kenangan itu menyeruak
Tanpa ampun membanjiri relung yang berdarah
Tiba-tiba pandangan kami bertemu
Aku dan sang waktu bagai membeku
Berkelebatan memori yang telah berdebu
Membangkitkan rasa yang sudah jadi abu
Kami membeku dalam kapsul waktu
Apa dia masih memikirkanku?
Apa dia sudah melangkah tanpa ragu?
Kucari-cari tatapan yang hanya untukku itu
Tatapan yang kini terasa asing bagiku
Apa dia sudah temukan yang lebih dariku?
Detik-detik ini membuat semuanya membatu
Tiba-tiba sesosok pria memeluknya di bahu
Dada bergemuruh, tapi tak berani kuberseru
Hanya aku yang berani sentuhnya, dulu
Apakah dia lebih baik dariku?
Apa ada yang lebih baik dariku?
Apa dia bahagia bersamanya?
Tapi sorot mata itu, menyisakan asa
Dia menatapku dan tersenyum lega
Berlalu, untuk yang terakhir kalinya
Kami membeku dalam kapsul waktu
Apa dia masih memikirkanku?
Apa dia sudah melangkah tanpa ragu?
Kucari-cari tatapan yang hanya untukku itu
Di balik wajahnya yang perlahan berpaling
Satu wajah cantik senyum manis mengerling
Rambutnya terurai ke samping, kepalanya miring
Dia seolah tahu persis, tapi tak bergeming
Dia yang telah berlalu memandangku dari samping
Tapi si wajah cantik menghalangi pandangan
Kutatap senyum tipisnya yang miring
Takkan kutukar itu meski apa pun godaan
Biarlah mata mengatakan segalanya
Karena hati telah tertambat
Kuterima masa lalu dengan lapang dada
Kumaafkan diri ini demi hidup yang berkat